Pengumuman Penundaan Tes PLT 16 UNSRI 2017

Berikut adalah sumber informasi yang saya dapatkan dari pusat layanan tes indonesia, menyatakan bahwa : Kami menginformasikan kepada PLT di Seluruh Indonesia dan Peserta tes TOEP dan TKDA PLTI,bahwa permasalahan hardware (storage cluster) pada salah satu infrastruktur kami SUDAH SELESAI. Sehingga tes per tanggal 27 April 2017 sudah kembali berjalan normal SESUAI DENGAN JADWAL. Bagi para peserta yang mengalami penundaan tes pada tanggal 26 April 2017 akan dijadwalkan ulang sesuai keputusan PLT masing-masing.

…dan berikut klarifikasi berikutnya, untuk kemudahan para peserta tes. Kami menginformasikan kepada Bapak/Ibu Yth peserta tes TOEP dan TKDA PLTI yang mengalami penundaan tes pada tanggal 26 April 2017, bahwa kami akan berusaha memfasilitasi pemindahan lokasi tes Bapak/Ibu ke PLT yang terdekat dengan lokasi Bapak/Ibu jika kuota pada PLT tersebut masih tersedia. Silakan Bapak/Ibu mengirimkan konfirmasi melalui email kami di helpdeskplt2@gmail.com dengan subject email “Pemindahan Lokasi Tes Tanggal 26 April 2017”

Adapun format email konfirmasi tersebut adalah sebagai berikut:
Nama Lengkap:
Jenis Tes:
Nomor Peserta tes:
PLT yang terdaftar:
PLT yang terdekat:

hingga akhirnya reschedule jadwal tes toep fix-nya pada hari sabtu, 29 april 2017. berikut pula informasi bagi para peserta yang akan melakukan tes tkda dan toep untuk melengkapi komponen penilai, boleh membuka link untuk belajar toep dan kisi-kisi soal yang mirip dengan tes bahasa inggris lainnya : http://www.examenglish.com

Posted in akademik | Tagged | Leave a comment

Bimtek Peningkatan Akreditasi PT Swasta Kopertis II

Perjalanan 10 jam from kertapati to karang station menjadikan pengalaman dan pembelajaran untuk transparansi yang koordinatif tentang tampuk tanggungjawab supaya lebih “menerima”. tapi itulah pengalaman. Alhamdulillah bertambah wawasan dan ilmu setelah mendengar pemaparan para senior yang hebat dan berpengalaman dalam menjalankan sistem pendidikan di negara ini. dari 445 peserta yang diundang mewakili 171 PTS, dan alhamdulillah 315 peserta yang dapat hadir untuk memenuhi undangan tersebut. program yang diadakan satu hari diakhir maret 30-31 ditahun ini, diikuti dengan khidmat. walaupun terdapat sedikit misscomunication untuk check-in dan penempatan kamar oleh peserta dengan kepanitiaan. sumatera bagian selatan meliputi sumsel 131, lampung 147, bengkulu 12 dan babel 8. demikian yang disampaikan prof. Dr. H. Slamet Widodo, M.S., MM selaku koordinator kopertis wilayah dua, yang sekaligus sebagai pengisi materi pertama tentang “akreditasi sebagai jalan menuju perguruan tinggi yang kokoh dan berdaya saing”, sore itu di ruang aula hotel novotel bandar lampung. beberapa isi materi yang disampaikan beliau yaitu tentang 7 standar akreditasi BAN PT yang meliputi, standar PT dan prinsip akreditasi.</>

jazakumullah khairan katsiron, semoga manfaat dan diberikan kemampuan untuk mengimplementasikan yang telah direncanakan. continuous inprovement and focus on quality. Barakallah.

Posted in pendidikan, perjalanan dinas | Tagged | Leave a comment

Pilmapres 2017 POLSKY

Pemilihan mahasiswa berprestasi telah dimulai sejak tahun 1986 yang dalam pelaksanaannya mengalami pasang surut termasuk pergantian nama atau istilah dan akronim. Penggunaan istilah pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) dimulai tahun 2004 yang kemudian pada tahun 2017 dimulai dengan akronim Pilmapres. Pilmapres dinilai telah memberikan dampak positif pada budaya berprestasi dan menghargai prestasi serta karya mahasiswa, termasuk model pembinaan mahasiswa di kalangan perguruan tinggi dan secara langsung atau tidak langsung dapat mengangkat martabat mahasiswa dan perguruan tingginya. Tujuan pendidikan tinggi yang utama adalah mengembangkan potensi Mahasiswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, terampil, kompeten, dan berbudaya untuk kepentingan bangsa. Selain untuk menghasilkan lulusan yang menguasai cabang Ilmu Pengetahuan dan/atau Teknologi untuk memenuhi kepentingan nasional dan peningkatan daya saing bangsa. Pilmapres nasional tahun 2017 dengan tema “Peningkatan Produktivitas Iptek dan Inovasi untuk Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Berkarakter Unggul” telah disosialisasikan keperguruan tinggi program sarjana ataupun diploma. program yang dilaksana setiap tahunnya oleh kementrian riset teknologi dan pendidikan tinggi direktorat jendral pembelajaran dan kemahasiswaan untuk memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang meraih prestasi tinggi dalam kegiatan kurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler sebagai wahana mensinergikan hard skil dan soft skill mahasiswa. Peserta pilmapres POLSKY 2017 merupakan peserta yang memiliki bakat dan kemampuan yang telah dipresentasikan didepan tim penguji, dengan bobot nilai kriteria dari performance, public speaking ataupun penguasaan terhadap karya yang dipresentasikan. Beberapa peserta pilmapres POLSKY ini mampu menjelaskan tulisannya dalam bahasa asing dengan ketepatan waktu yang ditentukan. Penguasaan bahasa asing merupakan salah satu penunjang untuk kelancaran dalam seleksi pemilihan ini. Setelah melakukan seleksi tingkat perguruan tinggi dengan prosedur yang harus diikuti oleh peserta pilmapres POLSKY  yang diwakili oleh 3 program studi yaitu Teknik Informatika, Akuntansi dan Teknik Pendingin dan Tata Udara, maka proses seleksipun telah dilaksanakan berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan. Seleksi pemilihan mahasiswa berprestasi untuk tingkat Politeknik Sekayu yang telah dilaksanakan pada tanggal 09 maret 2017, maka panitia seleksi pemilihan mahasiswa berprestasi memberikan informasi dan mengumumkan nama peserta yang berhak mengikuti seleksi tingkat nasional yang akan mewakili politeknik sekayu. Peserta tersebut adalah mahasiswi dari program studi Teknik Informatika II dengan judul karya tulis ilmiah “Teknologi Tepat Guna Dalam Pendidikan Menyiapkan Sumber Daya Manusia yang Produktif” atas nama Dwi Rizky Rohmadonna. Apa yang harus dilakukan setelah ini ?. sebagai pedoman untuk meningkatkan wawasan pengetahuan dan mempertajam kemampuan biasakan untuk banyak membaca berbagai referensi karya ilmiah lainnya baik dari jurnal ataupun tulisan -tulisan yang dapat menumbuh kembangkan ide gagasan anda, ya!. silahkan  buka, panduan dan penjelasan tentang pemilihan mahasiswa berprestasi lihat pada http://pilmapres.ristekdikti.go.id/file/pendukung/2017/PEDOMAN_PILMAPRES_DIPLOMA_2017.pdf  . Secara singkat prosedur pilmapres 2017 dapat dilihat pada bagan disamping.Sesuai dengan tema pilmapres nasional diatas maka topik yang dapat dipilih untuk dijadikan acuan penulisan karya tulis ilmiah yaitu sebagai berikut :

Acuan program S1 :

1) Teknologi Informasi dan Komunikasi
2) Industri Kreatif
3) Entrepreneurship dan atau Technopreneurship
4) Energi Baru dan Terbarukan
5) Pangan
6 ) Pertanian
7 ) Kemaritiman
8) Konstruksi/ Transportasi
9) Obat dan Pengobatan Alternatif
10) Pendidikan Sepanjang Hayat
11) Teknologi Permesinan
12) Manajemen Resiko
13) Robotik
14) Kesehatan
15) Topik lainnya yang selaras dengan program studinya.

Topik untuk sebagai acuan prodi D3 :

  1. Anti Korupsi
  2. Anti Narkoba
  3. Pemerataan Pembangunan
  4. Restorasi Sosial
  5. Hak Azasi Manusia
  6. Pastisipasi Publik
  7. Hubungan Internasional
  8. Pelestarian Budaya Indonesia
  9. Kedaulatan Pangan
  10. Entrepreneurship dan atau Technopreneurship
  11. Pendidikan yang Berdaya Saing
  12. Kedaulatan Energi
  13. Kedaulatan Maritim
  14. Penguatan Inovasi
  15. Material Maju
  16. Budaya Hukum
  17. Teknologi Informasi dan Komunikasi
  18. Pertahanan dan Keamanan
  19. Tata Kelola Pemerintah dan Reformasi Birokrasi
  20. Bahan Baku Obat
  21. Kesehatan Masyarakat
  22. Transportasi Publik
  23. Ekonomi Kreatif
  24. Kemitraan Global
  25. Kedaulatan Negara

Panduaan dapat di lihat di : http://pilmapres.ristekdikti.go.id/

Demikaian sekilas info dan jangan  lupa tetap jaga koordinasi ya ! ^^ success… Barakallah.

 

Posted in akademik | Tagged | Leave a comment

Seminar Proposal TA POLSKY

img_0260a img_0464b img_0560c

Sekayu –ada 44 orang mahasiswa akhir (semester enam) Politeknik Sekayu (Polsky) dari jurusan teknik informatika telah melakukkan pembekalan dan mengakhiri proses perkuliahan dengan  seminar proposal yang dilaksanakan di gedung kampus POLSKY. Ketua Program Studi Teknik Informatika POLSKY menjelaskan, bahwa dalam seminar proposal ini, mahasiswa/i diwajibkan untuk mempresentasikan dan menjelaskan latar belakang, identifikasi, rumusan, batasan masalah, metode yang digunakan, materi pendukung, usecase sistem, alur data dan hipotesa akhir dari penelitian yang akan dilaksanakan. Dosen penguji yang terdiri dari 3 orang pengampu matakuliah pada jurusan teknik informatika yang telah memiliki jafung akademik mempunyai standar penilaian yang sama tentang kelayakan tugas akhir untuk jenjang diploma tiga.

Dosen penguji berhak  memberikan pertimbangan, persetujuan atau penolakkan terhadap usulan proposal tugas akhir tersebut. Adapun ketiga dosen penguji tersebut adalah dosen teknik informatika Politeknik Sekayu yang memiliki tugas tambahan sebagai Pembantu Direktur I, Pembantu Direktur II dan Ketua Program Studi Teknik Informatika, yang telah melakukan pengarahan dan membimbing mahasiswa/i terhadap minat yang ingin ditekuninya. Alhamdulillah  mahasiswa/i yang mengikuti seminar proposal  berjalan dengan lancar, walaupun harus merevisi, ganti judul ataupun mengganti tempat/studi kasus. seminar susulan diakhiri oleh satu mahasiswa pada kamis  2 maret 2017 lalu.  sampai bertemu kembali di  seminar akhir. semoga berhasil dan selesai tepat waktu. Barakallah.

Posted in akademik | Tagged | Leave a comment

Kartu Flash Hija’yah

Alhamdulillah, Allahumma Lakal-hamdu Walakal Syukru. Diantara teman bermain sekolah yang bisa dikatakan seusia dengannya, walaupun sebenarnya ia adalah siswa termuda dalam sejarah toddler class sekayu palm kids 2017, tetapi masuk dalam daftar range usia untuk tetap bermain, berinterkasi, bersosialisasi dan belajar   dipagi hari dalam seminggu mulai senin sampai dengan juma’at di jalan teladan no 515 sekayu. Hadiah terindah dari umma dan abati untuk menambah semangat dalam mengafal Al-Qur’an di tahun kedua dalam tumbuh kembang mu, dengan berfikir kreatif membuat kartu flash hija’yah dengan kertas origami.

Terinspirasi dengan para hafidz belia dengan metode lapangan yang berbeda tentunya yang diterapkan para orang tua dalam mendidik anak – anaknya semenjak usia dini. Berikut salah satu langkah dan usaha, untuk berbagi kreativitas ilmu karena ia adalah bentuk suatu kepedulian.
Alat :

  • Gunting
  • Spidol
  • Pena
  • Pensil
  • Penghapus
  • Kaca/Alas halus

Bahan :

  • Kertas Origami
  • Karton
  • Lakban dan
  • Lem

Cara Kerja :

  1. Baca basmallah.
  2. Guntinglah karton dengan ukuran panjang dan lebar yang telah ditentukan atau sesuai dengan keinginan
  3. Buat Pola tulisan 28 huruf hija’iyah beserta fathah/kasrah/dommah-nya dengan menggunakan pensil atau pena peda kertas warna origami
  4. Guntinglah kertas warna origami dengan mengikuti pola/tulisan huruf hija’yah.
  5. Kertas warna yang sudah membentuk pola huruf hija’iyah ditempelkan pada karton, dengan meletakkan kasrah yang bersesuaian warna yang diinginkan.
  6. Lakukan list dengan tinta hitam menggunakan spidol atau pena mengikuti alur huruf hijaiyah yang ditempel pada karton.
  7. siapkan lakban transparan besar dan gunting
  8. Lakukan Laminating ^^ (my versus) dengan menggunakan lakban besar pada karton yang telah ditempel hijaiyah dengan kertas  warna origami.
  9. Rapikan kartu flash hija’iyah dengan menggunting setiap sisi dan sudut karton yang menempel lipatan-lipatan lakban.
  10. Kartu flash hija’iyah telah selesai dan siap untuk digunakan. Berikut scan-nya.
  11. Alhamdulillah.

gabungan-hijaiyahKarya spesial untuk buah hati… Semoga berkah dihari ini dan selanjutnya 1 Maret 2017 M. Menjalaninya dengan ketaqwaan dan ilmu. menjadi anak soleh penghafal mukjizat terbesar yang menunjukkan kebenaran ajaran beliau, Al-Islam, yang diturunkan oleh Allah SWT, dan menjadi mutiara kebanggaan orang tua dunia dan akhirat.

Posted in mendidik anak | Tagged | Leave a comment

Menjadi Dosen Produktif dengan Ide Kreativ

       Berdasarkan UU RI No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen : “Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepadamasyarakat”. Institusi akademik mengklasifikasikan penelitian di tingkat universitas sebagai indikator peningkatan kualitas program, fakultas dan mahasiswa (Hu & Gill, 2000). Salah satu output dari penelitian itu sendiri adalah tingkat produktivitas buku ajar yang dihasilkan oleh para dosen perguruan tinggi tersebut. salah satu cara untuk menjadi dosen produktiv dengan ide-ide kreativ yaitu dengan menulis buku. Jumlah mahasiswa yang lebih dari 6.453.252 orang (BPS 2013/2014). Jumlah dosen 257.586 orang (BPS 2013/2014). yang berhasil menerbitkan buku ISBN 2000 orang, menurut sumber  dari: penerbitdeepublish.com/manfaat-menulis-buku. Kondisi tersebut tentu kalah jauh apabila dibandingkan dengan Inggris yang menerbitkan 60000 buku per tahun dan Amerika Serikat yang menerbitkan 100000 per tahun.

Berikut adalah kutipan tulisan yang saya ambil dari Bapak Aan Widhi Atma, MM yang dimuat di Harian Suara NTB, Mei 2015

Seperti yang telah disampaikan di atas, bahwasannya dosen memiliki peluang yang besar untuk meracik ide yang akan dituangkan ke dalam buku karena memiliki akses terhadap sumber informasi yang luas dan beragam. Akses Jurnal Internasional, buku-buku berkualitas hingga tawaran dari penerbit kampus juga tidak kurang. Jika dianalogikan bahwa setiap hari dosen mengajar lebih dari satu mata kuliah, menyiapkan bahan ajar dari berbagai literatur dan disampaikan dengan bahasa sendiri tentunya ini sudah menjadi bahan tulisan.

Apabila dalam satu semester hasil olah pikir para dosen didokumentasikan dalam sebuah buku maka seharus nya setiap tahun dosen bisa menghasilkan lebih dari satu naskah buku. Apalagi di era informasi saat ini tidak sulit untuk menerbitkan buku. Self Publisher menjadi salah satu langkah mudah untuk ditempuh sebelum karya kita dikenal oleh penerbit terkenal. Memang, kalau tujuannya adalah best seller maka itu butuh waktu lama, tapi lebih kepada tanggung jawab sebagai seorang pengajar untuk mengikat ide-ide mengajarnya dalam sebuah buku, itu adalah warisan yang sangat berharga.

Namun kenyataan menunjukkan bahwa kondisi produktivitas buku ajar dosen di Indonesia saat ini masih tergolong rendah. Berdasarkan data dari Ikatan Penerbit Indonesia Jawa Timur (IKAPI) yang menunjukkan bahwa setiap tahunnya hanya lima persen (5%) dosen yang menuangkan buah pikiran dan gagasannya ke dalam sebuah buku. Terdapat beberapa alasan kenapa dosen enggan menulis buku, antara lain adalah rendahnya nilai royalti buku yang diterima dari pihak percetakan jika dibandingkan dengan penghasilan dari proyek, tak ada waktu lantaran sibuk mengajar, sulit membagi konsentrasi, menjabat jabatan struktural di kampus sehingga kesibukan bertambah. (Jawa Pos, 8 Februari 2007).

Oleh karena itu, rendahnya penulisan buku didasarkan pada faktor, pertimbangan, dan alasan sebagai berikut (Lasa HS, 2006): Pertama, kurangnya minat baca masyarakat berimbas pada rendahnya tingkat penulisan. Kedua, menulis dianggap sebagai beban. Ketiga, rendahnya kesadaran transfer ilmu pengetahuan atau pengalaman melalui tulisan (artikel & buku). Keempat, rendahnya penulisan buku mungkin disebabkan ketidakmampuan, kurang percaya diri, takut dikritik, takut salah, takut dicemooh, takut dibajak, dan ketakutan-ketakutan lain.

Yasraf Amir Pilliang (2004) yang juga penulis buku, mengatakan,”Minimnya budaya menulis dikalangan dosen dikarenakan tak ada semacam dorongan institusi sendiri untuk mendorong dosen menulis buku, baik dorongan materiil maupun moril. Dorongan materiil itu diantaranya pemberian dana buat dosen-dosen untuk menulis buku. Seharusnya ada semacam sabatikal atau beasiswa khusus untuk menulis buku ajar atau buku ilmiah” (Kompas, 21 Agustus 2004).

Elia T Ben-Ari (1999) dalam penelitian kualitatifnya yang berjudul “When Scientist Write Books for The Public” menemukan bahwa faktor-faktor yang memotivasi peneliti-peneliti menulis buku untuk masyarakat adalah adanya penghargaan secara personal yang mereka rasakan saat membagi keilmuan dan pengalaman mereka kepada khalayak umum melalui buku. Hal ini dikarenakan dengan menulis buku, lebih banyak individu dari kalangan berbeda yang membaca karya mereka. Sedangkan bila dibandingkan dengan menulis jurnal ilmiah, hanya kalangan akademisi tertentu saja.

Dalam buku “Menebar Gagasan Menuai Pujian – Kiat Menjadi Dosen Produktif (Aan, 2008) terdapat empat faktor yang mempengaruhi produktivitas seorang dosen dalam menulis buku antara lain:

Pertama, motivasi. Banyak hal yang mendorong para dosen untuk menulis buku yang terbagi menjadi motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik adalah motivasi yang bersumber dari dalam antara lain keinginan memperoleh angka kredit untuk kenaikan pangkat, memperoleh promosi, memperoleh kenaikan tunjangan jabatan, memperoleh gelar profesor, dan memperoleh materi/uang/royalti. Sedangkan motivasi ekstrinsik adalah yang bersumber dari luar terdiri dari keinginan untuk memperoleh pengakuan, mempengaruhi orang lain, mendapatkan rasa hormat dari mahasiswa, kepuasan keinginan untuk berkontribusi, kepuasan keinginan untuk berkreativitas, mengamalkan ilmu yang diperoleh dan memperoleh amal jariyah.

Kedua, efikasi diri (self efficacy) yakni keyakinan individu bahwa ia mampu mengerjakan suatu tugas, atau dengan kata lain sejauh mana dosen meyakini dirinya mampu menulis sebuah buku. Efikasi diri seseorang bersumber dari pengalaman penguasaan, keinginan mencontoh orang lain (modeling), persuasi sosial dan kondisi fisiologis. Dosen yang bukunya telah diterbitkan cenderung memiliki efikasi diri yang tinggi dibandingkan yang tidak karena berbekal pengalaman berhasilnya itulah, yang menambah keyakinan untuk menulis buku kedua kalinya. Selain itu efikasi diri dipengaruhi oleh persuasi sosial yang meliputi pengaruh lingkungan kerja terhadap ide/gagasan yang dituangkan ke dalam buku ajar. Tidak bisa dipungkiri lingkungan menjadi faktor utama dalam mendorong seseorang untuk menulis. Kampus yang telah memiliki budaya menulis dengan sendirinya menggerakkan dosennya menghasilkan buku.

Ketiga, beban kerja yakni beberapa kegiatan pokok para dosen yang mencakup merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran, melakukan evaluasi pembelajaran, membimbing dan melatih, melakukan penelitian, melakukan tugas tambahan, serta melakukan pengabdian kepada masyarakat. Ternyata beban mengajar yang berlebih akan mengurangi alokasi waktu dalam menulis buku dan tugas tambahan memimpin yang berlebih akan mengurangi produktivitas buku ajar.

Keempat, Keterampilan (skill) menulis adalah kemampuan menulis para dosen yang diukur dari kemampuan mencari literatur sebagai bahan tulisan dan bagaimana menemukan ide/gagasan (knowledge telling), kemampuan menuangkan ide/gagasan ke dalam tulisan (knowledge transforming) dan kemampuan mengedit hasil tulisan (knowledge crafting). Diketahui bahwa keterampilan memperoleh ide dan gagasan serta menuangkannya dalam sebuah tulisan menjadi faktor penting yang harus dikuasai dosen. Tentunya juga harus didukung dengan penguasaan teknik penulisan ilmiah, tata bahasa yang baik dan benar serta kemampuan mengedit hasil tulisan.

Oleh karena itu setiap usaha untuk memperbaiki produktivitas dan kualitas buku ajar sudah pasti membawa dampak besar bagi pendidikan. Sehingga dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan disebutkan bahwa seorang Guru Besar harus menulis buku. Andaikata tiap profesor secara mandiri mampu menulis satu judul buku ajar tiap tahunnya, alangkah indahnya dunia pendidikan negeri ini. Harapannya dapat memotivasi para akademik yang lain untuk menulis sehingga produktivitas buku ajar semakin meningkat dan mampu menjawab salah satu persoalan yang melilit dunia perbukuan Indonesia.

Posted in akademik | Tagged | Leave a comment

Topic Tugas Akhir Moe

polskyDalam dunia akademik perguruan tinggi khususnya, setiap mahasiswa tingkat akhir, mau tidak mau, suka atau tidak suka pasti akan melalui sebuah fase metamorfasis finalisasi  teori dan praktikum, dan seabrek aktivitas rutin lainnya yang terkadang membosankan,…. tapi itulah pendidikan  dalam sebuah proses capaian pembelajaran. maka tetaplah belajar dan terus belajar untuk menjadi lebih baik dan terbaik, karena kehidupan merupakan pembelajaran untuk islahkan diri, ya ga?. nah… satu langkah lagi selesai lah perjuangan dalam perkuliahan yang endingnya akan menyandang gelar akademik dibelakang nama. insyaAllah…. semoga saja ya ^^, eit… tapi tunggu dulu, perjuangan  tersebut harus dihadapi dengan pengorbanan, pengalaman dan uletnya dalam menghadapi itu semua, yang dirumuskan dalam sebuah karya mahasiswa berupa tugas akhir untuk program diploma, skripsi untuk sarjana, thesis ataupun disertasi untuk program pasca sarjana. nah berikut adalah cara dan  langkah – langkah sederhana yang saya rangkum dalam catatan kecil hari ini dalam menentukan topik tugas akhir adik-adik dalam menyelesaikan program diplomanya.

  • Baca basmalah dan berdo’alah.Allah SWT Berfirman: “Mintalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan.” (QS. Al-Mu’min: 60).“Barangsiapa yang berdo’a kepada-ku, pasti akan Ku-kabulkan, dan siapa yang memohon kepada-Ku, pasti akan Ku-beri, dan siapa yang mohon ampun kepada-Ku pasti akan Ku ampuni”. (HR.Bukhari, Muslim, Maliki, Tirmidzi ). the beliefs of muslim”.
  • Banyak baca banyak tahu, studi literatur dari tulisan-tulisan ilmiah dan berikan simpulan berdasarkan ide dan pemahaman anda menjadi sebuah gagasan baru, atau anda bisa mendatangi perusahaan-perusahan untuk memberikan solusi bagi mereka yang terkait dengan teknologi informasi.
  • Diskusikan dengan teman, komunitas ataupun dosen anda supaya mendapatkan arahan dan pematangan rencana ^^.
  • Deskripsikan tantangan yang akan dihadapi balancing dengan skill yang dimiliki.
  • Analisa kebutuhan lingkungan sekitar, apa yang bisa dilakukan yang dapat  memberikan  manfaat dan membantu lingkungan disekitar kita.
  • Hubungkan hasil analisa tersebut dengan bidang minat ilmu yang akan diterapkan nantinya.
  • Buatlah skema dan peta perencanaan mulai dari persiapan, pengumpulan, perancangan implementasi dan evaluasi, dan finalnya  adalah bentuk kemasan dan produk.
  • Hilangkan keragu-raguan, tumbuhkan semangat optimis dalam hati, there is a will there is a way, ya kan!
  • Bismillah saja deh.

once again, ini merupakan form isian yang harus diserahkan ke program studi, sebagai bentuk fix-sasi nya topik anda yang akan dijadikan sebagai Tugas Akhir  disemester ini.

surat-keterangan-tugas-akhir

Jika Mahasiswa/i semester enam  lolos dalam seminar proposal tugas akhir dan  memerlukan data untuk melengkapi pengerjaan Tugas Akhir anda, maka program studi menyiapkan referensi surat  permohonan keluar untuk izin melakukan pengambilan data atau wawancara sebagai bahan kelengkapan dokumentasi laporan. Berikut link format penulisan surat yang bisa dijadikan acuannya :

surat-permohonan-data-ta

that’s it, sebagai referensi untuk para pejuang mahasiswa/i politeknik di muba dalam mengambil sebuah keputusan. yang merasa cocok boleh diikuti he 🙂 salam hangat dan sukses selalu untuk saya dan anda. selamat mengimplementasikannya.

Posted in akademik | Tagged | Leave a comment